Trend Sleep Tourism dengan Pendekatan Meditation Tourism sebagai Pariwisata Alternatif di Kawasan Pariwisata Ubud

Authors

  • I Wayan Putra Aditya Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Author

DOI:

https://doi.org/10.51713/jotis.2026.61117

Keywords:

sleep tourism, meditation tourism, pariwisata alternatif, regenerative tourism

Abstract

Sleep tourism merupakan tren pariwisata wellness yang berkembang sebagai respons terhadap meningkatnya permasalahan gangguan tidur dan kebutuhan akan pemulihan kesehatan fisik serta mental di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan sleep tourism dengan pendekatan meditation tourism sebagai bentuk pariwisata alternatif dan regeneratif di Kawasan Pariwisata Ubud. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan wisatawan dan pelaku usaha pariwisata wellness, observasi terbatas terhadap aktivitas retreat, serta studi literatur dari jurnal ilmiah, laporan industri, dan data statistik pariwisata. Analisis data dilakukan secara kualitatif tematik menggunakan pendekatan in vivo coding untuk menggali makna autentik pengalaman wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi praktik meditasi, mindfulness, yoga nidra, dan terapi suara dalam paket sleep tourism dipersepsikan wisatawan sebagai pengalaman pemulihan holistik yang ditandai dengan kualitas tidur yang lebih baik, ketenangan pikiran, dan keterhubungan dengan alam. Lingkungan alam dan ekosistem spiritual Ubud memperkuat efektivitas pendekatan meditation tourism dalam mendukung pengalaman restoratif wisatawan. Penelitian ini menegaskan bahwa sleep tourism berbasis meditation tourism berpotensi dikembangkan sebagai strategi pariwisata alternatif yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan wisatawan, tetapi juga selaras dengan prinsip regenerative tourism melalui keterlibatan masyarakat lokal, pelestarian lingkungan, dan penguatan nilai budaya setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. 2024. Statistik Pariwisata Bali 2023–2024. BPS Provinsi Bali. Diakses pada 10 Januari 2026 dari https://bali.bps.go.id

Bali Tourism Board. 2022. Bali Wellness Tourism Development Report. Bali Tourism Board. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://balitourismboard.org

Bolinggo. 2023. Teknologi dan inovasi dalam sleep tourism. Bolinggo. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.bolinggo.co

BookRetreats. 2024. Meditation and Wellness Retreats in Ubud. BookRetreats. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.bookretreats.com

BookYogaRetreats. 2024. Yoga and Meditation Retreats in Ubud, Bali. BookYogaRetreats. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.bookyogaretreats.com

Cadena SER. 2023. El hotel Aire de Bardenas y la experiencia del descanso. Cadena SER. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://cadenaser.com

Centers for Disease Control and Prevention. 2021. Short sleep duration among U.S. adults. CDC. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.cdc.gov

Chen, Y., & Li, X. 2020. Meditation tourism and well-being: Exploring the relationship between mindfulness travel experiences and mental health. Journal of Tourism and Wellness Studies, 5(2), 45–58.

Global Wellness Institute. 2023. Global wellness tourism economy report. Global Wellness Institute. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://globalwellnessinstitute.org

Goyal, M., Singh, S., Sibinga, E. M. S., Gould, N. F., Rowland-Seymour, A., Sharma, R., … Haythornthwaite, J. A. 2014. Meditation programs for psychological stress and well-being: A systematic review and meta-analysis. JAMA Internal Medicine, 174(3), 357–368.

Grand View Research. 2024. Sleep tourism market size, share & trends analysis report. Grand View Research. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.grandviewresearch.com

Hughes, A., & Rogerson, C. M. 2021. Tourism and development: Regenerative, sustainable and alternative tourism approaches. Routledge.

Kumparan. 2023. Desa Mas Ubud kembangkan wisata meditasi dan yoga berbasis komunitas. Kumparan. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://kumparan.com

Marketeers. 2022. Gangguan tidur dan stres meningkat akibat gaya hidup modern. Marketeers. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.marketeers.com

Radio Republik Indonesia. 2023. Tren sleep tourism dalam industri pariwisata wellness. RRI. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.rri.co.id

Smith, A., Johnson, R., & Lee, K. 2022. Sleep tourism and the rise of wellness travel. Tourism Management Perspectives, 44, 100987.

Times Indonesia. 2023. Sleep tourism, tren wisata baru berbasis kesehatan. Times Indonesia. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.timesindonesia.co.id

Travel Kompas. 2024. Sleep tourism diprediksi jadi tren wisata 2025. Kompas Travel. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://travel.kompas.com

Traveloka. 2023. Rekomendasi aktivitas meditasi dan yoga di Ubud. Traveloka. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.traveloka.com

World Health Organization. 2021. WHO guidelines on sleep and health. World Health Organization. Diakses pada 10 Januari 2026, dari https://www.who.int

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Trend Sleep Tourism dengan Pendekatan Meditation Tourism sebagai Pariwisata Alternatif di Kawasan Pariwisata Ubud. (2026). Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies, 6(1), 566-575. https://doi.org/10.51713/jotis.2026.61117