Analisis Potensi Desa Menuju Desa Wisata Rintisan Studi Kasus Desa Wisata Belumbang Tabanan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.51713/jotis.2025.5181

Keywords:

potensi wisata, desa wisata, desa rintisan, desa belumbang

Abstract

Studi ini mengeksplorasi potensi Desa Belumbang di Tabanan sebagai desa wisata yang sedang berkembang, dengan fokus pada kekayaan budaya, keindahan alam, dan keterlibatan aktif masyarakat setempat. Seiring dengan pergeseran pengembangan pariwisata menuju keberlanjutan dan keaslian, tujuan wisata pedesaan seperti Belumbang semakin menarik perhatian karena kemampuannya menawarkan pengalaman unik yang berakar pada tradisi dan keselarasan ekologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi wisata yang perlu dikembangkan dan upaya penerapan aspek 3A dan 1 C desa rintisan di Desa Wisata Belumbang Tabanan. Penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang berkontribusi terhadap potensi Belumbang, termasuk praktik-praktik budaya yang dilestarikan, lanskap pertanian yang indah, dan kesiapan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi berbasis pariwisata. Melalui observasi lapangan, wawancara dengan para pemangku kepentingan, dan tinjauan literatur, studi ini menyoroti bagaimana kerangka kerja 3A dan 1C diimplementasikan untuk mendukung transisi desa wisata menjadi kategori desa rintisan. Hasil menunjukkan bahwa dalam pengkategorian desa wisata terdapat empat kategori yaitu desa rintisan, berkembang, maju dan mandiri. Berdasarkan beberapa aspek memang lebih cocok desa dikembangkan ke kategori desa rintisan sesuai potensi desa yang dimilikinya. Pentingnya peningkatan pada atraksi wisata, aksessibilits, amenitas dan keterlibatan masyarakat di dalamnya. Tanpa keterlibatan masyarakat, pengembangan pariwisata di Desa Belumbang akan terhambat dalam prosesnya. Oleh karena itu, pentingnya melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan pariwisata merupakan kunci meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Desa Belumbang menuju kategori desa rintisan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., ... & Rulanggi, R. 2024. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital.

Anonim. 2021. Pedoman Desa Wisata. Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia

Anggaryani, A., Anom, I. P., & Narottama, N. 2023. Strategi pengembangan Desa Belumbang menuju desa wisata berbasis masyarakat di kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 9(2), 565–585.

Arida, I. N. S., & Pujani, L. K. 2017. Kajian Penyusunan Kriteria-Kriteria Desa Wisata Sebagai Instrumen Dasar Pengembangan Desawisata. Jurnal Analisis Pariwisata, 17(1), 1–9.

Arismayanti, N. K., Sendra, I. M., Suwena, I. K., Budiarsa, M., Bakta, I. M., & Pitana, I. G. 2019. Tourism Villages’ Development in Bali, Mass or Alternative Tourism. Journal of Tourism and Hospitality Management, 7(2), 117–139.

Fandeli, C., & Raharjana, D. T. 2002. Pengembangan Kawasan Pedesaan Sebagai Obyek Wisata: Identifikasi Potensi dan Perencanaan Model Pariwisata Pedesaan Sekitar Gunung Merapi, Yogyakarta: Laporan Penelitian, Penelitian Ilmu Pengetahuan Terapan Hibah Bersaing X. Lembaga Penelitian, Universitas Gadjah Mada.

Hidayah, N. 2022. Pemasaran Destinasi Pariwisata. Bandung: CV. Alfabeta.

Jadesta. 2025. Desa Wisata Rintisan. Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/kategori/71

Lane, B., & Kastenholz, E. 2015. Rural Tourism: The Evolution of Practice and Research Approaches–Towards A New Generation Concept? Journal of Sustainable Tourism, 23(8–9), 1133–1156.

Madiun, I. N. 2010. Nusa Dua: Model Pengembangan Kawasan Wisata Modern. Denpasar: Udayana University Press.

Natisha, M. M., & Narottama, N. 2023. Peran Stakeholders dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jurnal Destinasi Pariwisata, 11(1), 109–118,

Pekerti, L. G. P. K., Widhiastuty, N. L. P. S., & Wijaya, I. P. Y. A. 2024). Pengelolaan Sampah Dari Rumah Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan di Desa Belumbang Tabanan Bali. In Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat, 30–34.

Putra, I N. D (Ed). 2015. Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali (1st ed). Denpasar: Program Studi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana bekerjasama dengan Buku Arti.

Rosiana, L. 2024. Analisis Efektivitas Biaya dalam Pendampingan Penerapan SNI CHSE Desa Wisata Kategori Rintisan dan Kategori Berkembang. Jurnal Ilmu Manajemen (JIMMU), 9(1), 144–153.

Sari, A. 2022. Competitive Advantage Tourism Based on E-Tourism to Improve Tourist Destinations. International Journal of Social Science, 2(4), 1831–1838.

Sarjana, I M. 2023. Analisis Pariwisata Berkelanjutan: Kegaduhan Pariwisata Sinyal Kehancuran Subak di Bali.

https://www.kompas.id/baca/opini/2023/04/28/kegaduhan-pariwisata-sinyal-kehancuran-subak-di-bali

Sumani, S., Apriono, M., Suryaningsih, I. B., & Nugraha, K. S. W. 2022. Agrapana Melesat: Pengembangan Sumber Kalong Menjadi Rintisan Desa Wisata dengan Pendekatan Community Based Tourism. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(1), 157–164.

Sunarti, S., Damayanti, M., Rahdriawan, M., Untari, R., Iffaty, A., & Rahmadani, S. 2025. Pengembangan Wisata Rintisan Berbasis Keunggulan Kompetitif di Desa Wisata Montongsari, Kabupaten Kendal. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 21(1), 82-95.

Suryawan, I. N. 2022. Management of Pilot Tourism Village Development (Conceptual Model for Tugu Utara Tourism Village, Bogor Regency, West Java). In Current Issues in Tourism, Gastronomy, and Tourist Destination Research, 270–273. Routledge.

Susila, I. M. G. D., Widhiastuty, N. L. P. S., Pekerti, L. G. P. K., Putri, I. A. K., Marbun, S., & Paparang, J. A. 2024. Pengabdian dalam Bentuk Sosialisasi dan Pengajaran Kepada Masyarakat di Desa Belumbang Tabanan Bali. Synergy and Society Service, 4(1), 1–11.

Tim SPBE. (t.t). Satu Data Indonesia Provinsi Bali.

Diskominfohttps://balisatudata.baliprov.go.id/laporan/jumlah-desa-wisata-yang-telah-ditetapkan-melalui-keputusan-walikotabupati-se-bali?district_id=&sub_district_id=&year=2024&month=&date=

Wisnawa, I. M. B., & Mahanavami, I. G. A. 2023. Penyuluhan Pengelolaan Desa Wisata di Desa Wisata Belumbang Tabanan Bali. Synergy and Society Service, 3(2), 58–72.

Downloads

Published

2025-06-20

How to Cite

Analisis Potensi Desa Menuju Desa Wisata Rintisan Studi Kasus Desa Wisata Belumbang Tabanan. (2025). Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies, 5(1), 226-239. https://doi.org/10.51713/jotis.2025.5181